fbpx

5 Tips Mengembangkan Bisnis di Tahun 2020

Halo, Sobat FILE! Di awal tahun, pastinya kita selalu mengharapkan yang baik-baik ya untuk setahun ke depan. Baik itu dari sisi pendidikan, kesehatan, sampai bisnis sekalipun. Akan tetapi, untuk...
Tips Mengembangkan Bisnis
Tips Mengembangkan Bisnis

Halo, Sobat FILE! Di awal tahun, pastinya kita selalu mengharapkan yang baik-baik ya untuk setahun ke depan. Baik itu dari sisi pendidikan, kesehatan, sampai bisnis sekalipun. Akan tetapi, untuk mewujudkan yang ‘baik-baik’ itu, tidak cukup sekedar mengucapkan permohonan bukan? Kita juga harus mewujudkan permohonan itu dalam bentuk tindakan nyata.

Nah, khusus untuk kamu yang merupakan seorang entrepreneur, FILE sudah menyiapkan beberapa tips nih untuk mengembangkan bisnis kamu di tahun 2020. Apa saja ya tindakan nyata yang bisa kamu lakukan untuk meng-upgrade bisnis kamu? Yuk, langsung kita simak!

Menargetkan Generasi Milenial dan Z sebagai Target Pasar

Ilustrasi Generasi Milenial dan Z

Ilustrasi Generasi Milenial dan Z

Seperti yang kita ketahui, internet telah menjadi bagian besar hidup kita beberapa tahun belakangan ini. Bisnis-bisnis yang baru dibuka umumnya dimulai dari toko online. Toko-toko yang tadinya berbentuk offline pun mulai merambah ke dunia online. Juga, banyak marketplace dan e-commerce yang mendukung toko-toko online yang bermunculan. Fenomena ini menandakan bahwa penggunaan internet sedang dan akan terus meningkat, baik itu di sektor bisnis maupun di sektor lainnya.

Jika kita berbicara soal internet, pastinya kita setuju ya bahwa generasi milenial dan Z menjadi pengguna internet yang paling banyak sekaligus paling fasih. Oleh karena itu, tips pertama bagi kamu para pegiat bisnis berbasis internet adalah untuk memperhatikan demografi generasi milenial dan Z. Kamu harus mampu mengamati preferensi serta perilaku dari generasi milenial dan Z. Dengan mengetahui demografi dari kedua generasi ini, kamu akan lebih mampu menerapkan strategi bisnis yang tepat untuk audiensmu.

 

Mengadopsi Konsep Green Lifestyle

Say no to plastic

Contoh Penerapan Green Lifestyle

Salah satu gerakan yang belakangan ini tengah digiatkan oleh beberapa restoran adalah meminimalisir penggunaan sedotan plastik. Di lain sisi, supermarket juga tidak ingin kalah “hijau”. Mereka menggiatkan penggunaan kantong belanja atau kardus untuk menggantikan kantong plastik. Nah, contoh-contoh tersebut merupakan penerapan dari green lifestyle yang dimaksud.

Tahukah kamu bahwa gerakan green lifestyle ini tengah digemari oleh masyarakat? Buktinya gerakan ini tidak hanya berhenti di sektor restoran dan supermarket, melainkan mulai merambah ke dunia fashion dan industri makanan. Sebut saja Ruaya, salah satu produsen tas dari Indonesia yang memilih kayu mindi sebagai bahan dasarnya. Juga Chameo, tas berbahan dasar rotan dari Indonesia yang berhasil memasarkan produknya sampai ke Amerika Serikat.

Sebagai pebisnis, kamu juga bisa memaksimalkan peluang ini untuk bisnis kamu. Dengan beragam gerakan green lifestyle yang diterapkan, berarti ada audiens di sektor ini. Dengan menerapkan konsep green lifestyle pada bisnismu, kamu dapat menjangkau audiens yang memiliki gaya hidup “hijau” tersebut.

Menggunakan Mesin dan Kecerdasan Buatan

Penerapan artificial intelligence untuk mengembangkan bisnis

Penerapan Artificial Intelligence

Mungkin kamu akan berpikir bahwa tips yang ketiga ini hanya cocok diterapkan pada pabrik-pabrik produksi. Akan tetapi, sebenarnya tips ini juga bisa kamu terapkan untuk bisnis kecil sekalipun loh! Salah satu contoh yang mungkin tidak kita sadari adalah penggunaan chat bot yang umum digunakan oleh online shop. Dengan menggunakan chat bot, para pemilik online shop tidak perlu 24 jam siap sedia di balik layar. Konsumen pun tidak perlu menunggu lama untuk mendapat jawaban dari pertanyaan-pertanyaan sederhana.

Contoh tersebut menunjukkan bahwa tidak hanya pihak pebisnis saja yang mendapat keuntungan, melainkan konsumen juga dapat merasakannya. Dengan penggunaan mesin dan kecerdasan buatan, tentunya akan tercipta dunia bisnis yang lebih efektif dan efisien ya, Sobat FILE.

E-commerce Masih Mendominasi

Mengembangkan bisnis melalui e-commerce

Ilustrasi E-commerce

Sobat FILE, tahukah kamu bahwa total transaksi pada situs-situs e-commerce dalam 4 tahun mendatang diperkirakan akan mencapai angka USD5 triliun? Data yang dilansir oleh Statisa, lembaga survei dunia, ini mendukung pernyataan bahwa e-commerce masih akan mendominasi proses bisnis di tahun 2020 nanti.

Dengan menggunakan e-commerce, para penjual tidak perlu membayar harga sewa kios untuk memasarkan produk yang mereka jual. Tidak hanya itu, mereka bisa melakukan penjualan dari rumah. Selain itu, segala sesuatunya pasti menjadi lebih praktis ya ketika kita hanya perlu mengklik tombol ini dan itu melalui ponsel atau laptop. Banyaknya biaya yang dihemat serta praktisnya berjualan melalui e-commerce pastinya menggiurkan bagi para pebisnis.

Oleh karena itu, tidak heran apabila banyak orang memutuskan untuk beralih dari etalase dan kios-kios konvensional ke e-commerce. Kalau bisnismu belum merambah ke dunia online, melebarkan sayapmu melalui e-commerce bisa jadi salah satu cara mengembangkan bisnis kamu di tahun 2020!

Platform Digital Serba Bisa akan Menjamur

Ilustrasi Gojek sebagai Super App

Ilustrasi Gojek sebagai Super App (Sumber: blog.gojekengineering.com)

Pastinya Sobat FILE sudah tidak asing bukan dengan istilah super app? Mungkin kamu langsung memikirkan Gojek dan Grab ketika mendengar istilah tersebut. Akan tetapi, layanan serba bisa semacam super app tidak hanya terbatas di layanan transportasi saja. Salah satu yang akan banyak dibutuhkan oleh para pebisnis di tahun 2020 nanti adalah layanan serba bisa untuk mendukung kebutuhan finansial mereka.

Dengan semakin banyaknya opsi pembayaran yang ditawarkan, berbagai toko online dan e-commerce membutuhkan bantuan dari perusahaan penyedia layanan finansial yang serba bisa. Serba bisa yang dimaksud adalah perusahaan yang mampu membantu para pebisnis menangani transaksi finansial, banking, juga menjamin keamanan dari layanan finansial tersebut.

Selain itu, layanan serba bisa lainnya yang akan dibutuhkan para pebisnis adalah satu platform untuk memantau dan mengawasi jalannya bisnis mereka. Fitur-fitur yang mungkin dibutuhkan misalnya laporan penjualan pada masing-masing platform yang mereka gunakan, laporan keuangan perusahaan, juga fitur untuk manajemen media sosial mereka. 

Kalau kamu ingin mengembangkan bisnis kamu di tahun 2020, sepertinya penting bagi kamu untuk bekerja sama dengan penyedia layanan ‘super app‘ seperti di atas. Selain mereka memang sudah menjadi ahli di bidang pelayanannya, kamu juga dapat lebih fokus untuk mengembangkan dan menerapkan inovasi pada produk kamu.

 

Itulah beberapa tips untuk mengembangkan bisnis kamu di tahun 2020 nanti. Akan tetapi, membaca saja tidak akan mengubah apa-apa ya, Sobat FILE. Jangan lupa untuk menganalisa kebutuhan bisnismu, kemudian terapkan tips-tips di atas yang sekiranya cocok dengan kebutuhan bisnismu! Sukses terus untuk bisnis kamu, dan selamat tahun baru, Sobat FILE!

Bagikan ke sesama!
Categories
BusinessTips & Trick
Belum Ada Komentar

Tinggalkan Komentar

*

*

Newsletter

TERKAIT