Tingkatkan Produktivitasmu dengan Teknik Pomodoro

Pernahkah kamu kehilangan fokus ketika bekerja, melakukan tugas, ataupun dalam kegiatan-kegiatan lainnya? Pernahkah kamu tidak merasa produktif dan membuang buang tenaga dalam kegiatan kamu sehari–hari? Jika iya, janganlah khawatir...

Pernahkah kamu kehilangan fokus ketika bekerja, melakukan tugas, ataupun dalam kegiatan-kegiatan lainnya? Pernahkah kamu tidak merasa produktif dan membuang buang tenaga dalam kegiatan kamu sehari–hari? Jika iya, janganlah khawatir karena kamu tidak sendiri! Maka dari itu File mau berbagi kepada kamu teknik produktivitas yang cukup terkenal.

Adapun Teknik ini dikenal dengan nama Pomodoro Technique. Dari namanya mungkin kedengaran tidak asing karena mirip dengan tokoh kartun ya? Tetapi di balik namanya, teknik ini menyimpan banyak sekali manfaat. Nah, tentunya kamu memiliki banyak pertanyaan seputar teknik ini, dan File akan membagikan jawabannya.

 

Kenapa menggunakan Teknik Pomodoro?

Teknik ini cukup efektif karena dapat mengurangi distraksi dengan hanya berfokus pada suatu hal dalam 25 menit, sehingga kamu dapat tidak menggunakan HP dalam rentan waktu tersebut, serta menyeimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan.

 

Siapa yang menggunakan Teknik Pomodoro dan apa gunanya bagi mereka?

Umumnya teknik ini digunakan olah orang-orang di berbagai bidang pekerjaan seperti penulis, pengacara, developer, manajer, bahkan murid sekalipun. Namun bagaimana teknik ini membantu? Contohnya saja, kamu yang mahasiswa dapat berfokus pada sebuah pelajaran dalam 1 siklus pomodoro dan setelah itu dapat mengerjakan hal lain.

 

Bagaimana cara menggunakan Teknik Pomodoro?

 

1. Pilihlah pekerjaan yang mau diselesaikan dalam 1 rentang

Sebelum memulai siklus Pomodoro, kamu dapat menentukan fokus apa yang ingin dicapai dalam pekerjaanmu. Pekerjaan dapat diatur sehingga dalam fokus Pomodoro kamu tidak terganggu dengan apapun selain pekerjaan yang sudah difokuskan.

 

2. Atur siklus pomodoro selama 25 menit dengan alarm

Tentukan pengaturan waktu selama 25 menit, rentan waktu ini cukup singkat agar kamu dapat terfokus dengan pekerjaan yang sudah difokuskan. Jadi kamu tidak perlu membuka smartphone-mu selama siklus ini.

 

3. Bekerja dengan fokus sampai alarm berbunyi

Kamu hanya perlu berfokus pada pengerjaanmu sampai alarm berbunyi.

 

4. Setelah selesai centang pekerjaan yang sudah dikerjakan

Apresiasilah pekerjaanmu karena kamu sudah melewati 25 menit tanpa gangguan.

 

5. Beristirahatlah sejenak

Istirahatlah selama 5 – 10 menit, agar kamu dapat kembali fokus pada apa yang akan dikerjakan. Dalam siklus istirahat ini kamu dapat bermeditasi, berjalan singkat atau juga minum kopi.

 

6. Jika sudah melakukan 4 siklus, beristirahatlah lebih panjang

Lakukanlah siklus ini sampai pekerjaanmu terselesaikan, namun jangan lupa untuk beristirahat agar keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupanmu tidak terganggu.

 

[Andrew Wiliam]

Bagikan ke sesama!
Categories
Productivity
Belum Ada Komentar

Tinggalkan Komentar

*

*

Newsletter

TERKAIT