6 Hal yang Kamu Bisa Pelajari dari Dua Sahabat Terkaya Dunia: Warren Buffet dan Bill Gates

Menurut Forbes tahun 2015 (http://www.forbes.com/billionaires/list), Warren Buffet dan Bill Gates adalah peringkat pertama dan ketiga orang terkaya di dunia saat ini, dengan kekayaan bersih gabungan keduanya sekitar $152.000.000.000. Dengan keahlian...

Menurut Forbes tahun 2015 (http://www.forbes.com/billionaires/list), Warren Buffet dan Bill Gates adalah peringkat pertama dan ketiga orang terkaya di dunia saat ini, dengan kekayaan bersih gabungan keduanya sekitar $152.000.000.000. Dengan keahlian di bidang masing-masing, banyak yang menganggap keduanya adalah contoh orang tersukses yang masih hidup sampai saat ini.

Hal yang menarik, Gates dan Buffett juga adalah sahabat lama. Bersama-sama, mereka telah membuat beberapa penampilan publik. Gates memberikan kredit kepada Buffett karena telah memberikan pandangan – pandangan bisnis yang membantu terbentuk bisnisnya saat ini, Microsoft.

Pada musim semi tahun 1998, Gates dan Buffett datang ke Seattle untuk berbicara di depan siswa University of Washington Business School. Mereka memperkenalkan diri dan sedikit menceritakan latar belakang masing-masing, kemudian melanjutkan dengan menjawab pertanyaan dari penonton.

Berikut adalah beberapa poin favorit kami:

1. Apa yang lebih penting daripada IQ dan bakat (06:30):

Buffet membuka komentarnya dengan menyoroti nilai rasionalitas. Dia membandingkan IQ dan bakat sebagai horse power dari mesin dan rasionalitas ke output atau “seberapa efisien mesin bekerja.” Ia mengatakan “Banyak orang memulai dengan 400 hp dan menghasilkan 100 hp output. Jauh lebih baik untuk memiliki 200 hp dan menghasilkan semuanya menjadi output.”

Jadi bagaimana untuk menjadi orang yang lebih rasional? Buffett menyarankan memilih orang yang kamu kagumi dan jadikan beliau role model, kemudian sisihkan waktu untuk menuliskan point – point kualitas role model hingga kamu menghormati orang tersebut.

Warren kemudian menyarankan melatih kualitas tersebut ke dalam diri kamu, seakan – akan kamu sedang berlatih untuk sebuah kompetisi olahraga. Sedikit latihan akan mulai menghasilkan kebiasaan dari kualitas – kualitas, dan akhirnya akan mengubah semua horse power kamu menjadi output.

2. Dapat beradaptasi dengan perubahan (16:00):

Gates mengutip IBM sebagai contoh sebuah perusahaan yang membuat kesalahan besar dalam beradaptasi dengan industri:

“IBM adalah perusahaan yang lebih dominan dari setiap perusahaan teknologi… mereka memiliki orang-orang cerdas dan feedback dari kustomernya, namun mereka kehilangan beberapa point penting dalam perjalanan mereka. Dan yang membuat mereka bangun setiap hari berpikir, “ Hmm. Mari kita coba untuk memastikan hari ini kita salah mengambil langkah.”

Semua orang dapat merasa terkejut. Untuk Microsoft, hal yang mengejutkan itu adalah internet. Gates mengatakan ketika internet datang, internet adalah prioritas kelima atau keenam dalam daftar mereka. Suatu momen datang ketika mereka menyadari hal sekitar mereka bergerak jauh lebih cepat daripada strategi yang mereka gunakan. Apa selanjutnya?

Menurut Gates, krisis kemungkinan akan datang setiap tiga atau empat tahun atau lebih sekali. Kuncinya adalah untuk mengambil kendali perusahaan bila diperlukan dan pastikan untuk mengikuti tren saat ini. (Perusahaan seperti Blockbuster dan Sears adalah contoh perusahaan yang tidak mengikuti trend.)

3. Bagaimana mendefinisikan keberhasilan menurut pribadi mereka (11:00):

Gates dan Buffett berbicara tentang menemukan sukacita dalam pekerjaan sehari-hari. Buffet menggambarkan karyanya sebagai “melakukan apa yang saya suka lakukan setiap harinya dalam hidup ini, dengan orang yang saya suka.”

Bagaimana bila bekerja dengan orang-orang yang tidak mereka suka?

Warren berkata, “Saya telah banyak menolak tawaran bisnis yang dikatakan orang adalah penawaran yang baik, karena saya tidak suka dengan orang-orang yang akan bekerjasama dengan saya, dan saya tidak akan berpura-pura menyukai mereka.”

4. Siapa role model mereka (17:56):

Mereka berdua, Gates dan Buffett mengutip orang tua sebagai role model mereka. Buffett juga melanjutkan dengan menambahkan istrinya. “Dia mengajari saya banyak sekali hal,” katanya.

Kamu mungkin mencari role model yang sangat ‘waw’ untuk diikuti, tapi kita sering mengabaikan apa yang di depan kamu. Kamu bisa belajar dari semua orang di sekitar kamu. Kualitas apa yang membuat kamu tertarik dengan teman Anda? Pelajaran apa yang kamu pelajari dari orang tua kamu?

5. Keberhasilan terbesar dan kesalahan terbesar mereka (40:33):

Buffett berfokus pada “taking the big swing” dan mencari hal-hal yang menakutkan kamu.

“Bila kamu menemukan sesuatu di mana kamu tahu bisnis itu, dalam lingkaran kompetensi kamu, kamu memahaminya, harga yang tepat, dan orang-orang yang tepat, masukilah bisnis itu dan jangan menyia-nyiakannya.”

Tapi Buffett menceritakan kesalahannya juga. Ilustrasi berhati-hati pada “cerutu bekas” untuk pendekatan investasi, ia memperingatkan: “Anda melihat ujung cerutu: Ini basah, bekas dihisap, dan itu mengerikan tapi ada bagian yang manis dan bisa dihirup dan itu gratis.” Jangan terjebak oleh harga yang rendah, jika segala lainnya tampak buruk.

Gates mengatakan keputusan terbaik yang dia lakukan adalah memilih orang yang tepat untuk bekerjasama dengannya. “memiliki team yang benar-benar kamu percaya, yang benar-benar berkomitmen, yang berbagi visi kamu dan memiliki keterampilan yang berbeda dari kamu, dan juga bertindak sebagai pelengkap kamu. Yang mengatakan ‘Hei, tunggu dulu, apakah kamu sudah berpikir tentang ini dan itu?’ memiliki team yang terdiri dari orang – orang ini tidak hanya menyenangkan, tapi itu benar-benar menyebabkan banyak keberhasilan. Memilih partner sangatlah penting.”

6. Penyesalan (44:20):

Salah satu pertanyaan akhir yang diambil dari penonton menjawab sangat berbeda oleh dua narasumber:

Jika Anda bisa mengubah satu hal tentang kehidupan Anda, apakah itu, dan mengapa?

Gates berfokus pada manajemen waktu. Terlepas dari kenyataan bahwa pada saat wawancara ini dia sudah menjadi orang terkaya di dunia, ia berlatih secara teratur untuk masalah ini dari salah satu rekannya yang dihormati, Steve Ballmer, untuk menganalisis jadwal dan mengkritik bagaimana ia menggunakan waktunya:

“hal ini sangat berguna,” kata Gates. “Jika saya bisa mendapatkan lebih banyak waktu untuk duduk dengan para insinyur, dan saya bisa mendapatkan waktu untuk keluar dengan beberapa customer. Hal inilah yang saya suka lakukan, hal ini membuat saya bersemangat, hal ini membersihkan pikiran saya. Saya selalu berusaha untuk memastikan saya hanya melakukan hal-hal yang penting.”

Bagaimana dengan Buffett? Jawabannya adalah sedikit lebih sederhana:

“Saya tidak pernah melihat ke belakang. Saya tidak khawatir tentang apa pun. Kamu menggunakan tangan yang kamu dapatkan, kamu menggunakannya sebisa kamu dan kamu bersyukur.”

Selengkapnya bisa kamu tonton di ** https://www.youtube.com/watch?v=ldPh0_zEykU **

Bagikan ke sesama!
Categories
Inspiration
Belum Ada Komentar

Tinggalkan Komentar

*

*

Newsletter

Upcoming Events
  1. e2eCommerce Indonesia 2018

    October 17 @ 8:00 am - October 18 @ 5:00 pm

TERKAIT