4 Mindset untuk Membangun Bisnis Sehat

Nama-nama seperti Mark Zuckerberg, Brian Chesky, dan Steve Jobs pastinya sudah sangat dikenal sebagai entrepreneur sukses. Banyak orang ingin mengikuti jejak mereka hingga sekarang semakin banyak yang berniat membangun...

Nama-nama seperti Mark Zuckerberg, Brian Chesky, dan Steve Jobs pastinya sudah sangat dikenal sebagai entrepreneur sukses. Banyak orang ingin mengikuti jejak mereka hingga sekarang semakin banyak yang berniat membangun startup mereka sendiri. Namun pada akhirnya hanya sedikit jumlahnya yang mendapatkan profit dan bertahan sampai sekarang.

Memiliki mindset berbeda adalah hal yang wajib dicermati oleh calon pemilik startup karena hal tersebut termasuk aspek krusial untuk menjalani bisnis sehat yang dapat bertahan. Terapkanlah empat mindset ini untuk membantu kamu membangun bisnis sehat.

 

1. Temukan Ide Bisnis yang Tepat

Pastikan ide-ide dan inovasi kamu tepat dan dibutuhkan oleh orang lain. Cara mudah untuk memastikan dan menentukan ide yang tepat adalah dengan mencari informasi secara online. Cobalah platform seperti Quora atau Reddit karena situs tersebut memungkinkan kamu bertemu dengan orang-orang yang memiliki minat serupa. Gali lebih dalam kesulitan dan kebutuhan yang mereka inginkan. Ketika ide dan inovasi yang tepat sudah kamu temukan, wujudkan melalui produk dan layanan yang akan berfungsi dengan baik dan disukai oleh pengguna.

 

2. Fokus ke Bisnis yang Sehat

Sejak awal mulailah membangun bisnis dalam skala kecil dan fokus pada pertumbuhannya. Beranikan diri kamu untuk menggunakan uang pribadi atau uang yang didapatkan dari pelanggan untuk memulai usaha (dikenal juga dengan bootstrap ) atau menjalankan bisnis. Jangan terlalu bergantung dengan investor atau venture capital.

Kamu boleh melakukan kegiatan bisnis kamu sambil bekerja sebagai karyawan di perusahaanmu saat ini. Ketika kamu sudah berhasil mengumpulkan uang dari pendapatan yang ada, serta tabungan dari gaji setiap bulan, kamu akan siap untuk berhenti dari pekerjaan dan fokus dengan bisnis baru. Dengan demikian kamu akan terhindari dari resiko kesulitan memperkerjakan orang lain untuk bisnismu sendiri.

 

3. Segera Berjualan

Setelah produk atau layanan telah siap untuk diluncurkan, langkah selanjutnya adalah mempromosikan diri. Menuliskan produk atau layanan ke dalam blog dengan konten yang menarik bisa memudahkan kamu mempromosikan diri. Kamu juga akan lebih mudah melakukan interaksi langsung dengan target pasar kamu. Produk atau layanan yang kamu miliki akan berjalan sukses jika sejak awal kamu telah mendapatkan feedback dari pengguna untuk membantu kamu mengembangkan bisnismu.

 

4. Tujuan Akhir Adalah Profit

Pada akhirnya kamu dapat merealisasikan tujuan utama kamu yaitu profit atau pendapatan yang pasti. Hindari kebiasaan untuk memberikan promosi, penawaran harga yang rendah serta kegiatan-kegiatan yang memakan biaya lainnya. Fokus kepada pendapatan dan pastikan bisnis yang kamu jalankan disukai oleh pengguna melalui cara-cara cermat dan tidak gegabah dalam mengambil resiko yang dapat mengakibatkan kegiatan pemborosan. Meski demikian, pastikan pelangganmu tetap bersedia mengeluarkan uang untuk menikmati produk atau layanan yang bisnis kamu tawarkan.

 

Agar startup bisa bertahan dan sukses, fokuskan ide lebih kepada bisnis yang sehat. Hindari penggunaan uang dari investor dalam jumlah besar, bangunlah bisnis yang mampu mendatangkan profit dari pelanggan sejak awal. Dengan mindset yang tepat, kamu akan berhasil mencapai tujuan bisnis yang kamu impikan.

 

[Felizia Amannasa Elvera]

Bagikan ke sesama!
Categories
Business
Belum Ada Komentar

Tinggalkan Komentar

*

*

Newsletter

TERKAIT