8 Tools untuk Membantu Kamu Berjualan di Media Sosial

Kamu mungkin seringkali mendengar bahwa media sosial merupakan salah satu platform marketing campaign yang paling efektif. Tidak hanya itu, media sosial juga dapat digunakan sebagai media penjualan online atau...

Kamu mungkin seringkali mendengar bahwa media sosial merupakan salah satu platform marketing campaign yang paling efektif. Tidak hanya itu, media sosial juga dapat digunakan sebagai media penjualan online atau e-commerce. Beberapa dari kamu mungkin tertarik untuk menjual produk melalui media sosial namun kurang tahu cara mengintegrasikan media sosial yang kamu gunakan tersebut dengan tokomu, atau mungkin kamu telah menggunakan media sosial untuk menjual atau mempromosikan produk, namun tidak mendapat traffic yang berarti. File telah merangkumkan kepada kamu 8 tools yang sangat berguna untuk membantu kamu berjualan melalui media sosial, yang dilansir dari Business News Daily, sebagai berikut :

 

1. Olapic

Olapic merupakan tool yang dapat membantu kamu untuk menjual produk dan mengorganisir kegiatan marketing campaign-mu. Fitur Tapshop dari Olapic mengubah feed Instagram kamu menjadi etalase e-commerce yang menghubungkan post-post individual Instagram-mu ke halaman-halaman dimana kamu menjual produkmu. Kamu bahkan dapat menghubungkan 1 foto yang kamu post di Instagram ke beberapa produk. Tak hanya itu, fitur Content Scheduler dari Olapic memungkinkan kamu untuk mengorganisir dan menjadwalkan post-post Instagram-mu untuk memaksimalkan jangkauan dan customer engagement (fitur ini juga dapat digunakan untuk Pinterest loh). Tak hanya itu, juga tersedia tool yang ditujukan untuk menganalisa tingkat performa, konversi, serta ROI (Return On Investment) dari kegiatan marketing campaign-mu.

 

2. Soldsie

Soldsie dapat membantu kamu untuk memonetisasi Facebook dan Instagram. Untuk Instagram, Soldsie menawarkan solusi bernama have2have.it, yang memungkinkan pelangganmu untuk melihat-lihat dan berbelanja dari post-post Instagram-mu melalui URL yang unik (have2have.it/namatokomu). Kamu cukup menaruh tautan tersebut di halaman bio Instagram-mu untuk memberikan pelangganmu kemudahan mengakses versi shoppable dari feed Instagram-mu. Soldsie juga tersedia untuk Facebook, yang mengubah comment section menjadi media e-commerce yang efektif. Biasanya jika kamu ingin membeli produk yang dijual melalui Facebook, kamu harus mengirimkan pesan kepada penjual tersebut atau dengan memberikan mereka alamat email-mu. Fitur Comment Selling System dari Soldsie mengubah proses yang tidak efektif tersebut. Dengan fitur ini, Pelanggan hanya perlu memberikan comment di bawah foto produk yang ingin mereka beli, dan Soldsie secara otomatis menaruh produk tersebut ke dalam shopping cart untuk proses pembelian yang cepat dan mudah.

 

3. Shopial

 

Dengan Shopial, kamu dapat memperluas toko online-mu dengan menggunakan etalase pada Facebook dan Pinterest. Shopial mengambil produk dari toko online-mu dan memfiturkan produk-produk tersebut pada halaman Facebook dan/atau papan Pinterest-mu. Kamu cukup menginstalasi aplikasi Shopial untuk Facebook ke dalam tab baru pada halaman Facebook mu, dan Shopial akan memasukkan produk-produk yang kamu jual ke dalam toko Facebook yang dapat kamu sesuaikan dengan seleramu. Shopial juga tersedia untuk Pinterest dan menampilkan produk-produkmu sebagai Pin-Pin yang teroptimisasi, sehingga mengubah akun Pinterestmu menjadi sebuah katalog. Shopial telah terintegrasi dengan berbagai platform e-commerce, seperti Etsy, Shopify, eBay, Magento, Amazon, Wix, dan TicTail, sehingga memungkinkan untuk diakses oleh sebagian besar penjual online. Shopial juga menawarkan layanan Facebook Ads, seperti desain dan optimisasi ads sehingga membantu kamu untuk mempromosikan produkmu dan menjangkau lebih banyak target pelanggan.

 

4. Beetailer

Beetailer adalah tool bagi kamu yang telah memiliki situs web e-commerce, dan ingin melakukan cross-selling di media sosial. Hal ini sangat direkomendasikan untuk meningkatkan penjualan. Beetailer memungkinkan penjual online untuk mengimpor toko mereka ke dalam Facebook. Setelah proses migrasi toko tersebut, kamu tidak perlu lagi mengurus hal-hal lain seperti instalasi, konfigurasi, ataupun maintenance. Produk-produk akan di-update secara otomatis berdasarkan data inventaris situs web e-commerce mu. Juga termasuk dalam layanan ini yaitu tools marketing seperti campaign dan promosi, analisis yang rinci, dan integrasi dengan system checkout dari situs e-commerce kamu.

 

5. inSelly

Kamu pasti familiar dengan yang namanya hashtag di Instagram. Hashtag di Instagram tidak hanya berfungsi untuk mengkategorisasi dan mencari post-post yang serupa. inSelly dapat menggabungkan listing-listing pada Instagram dengan menggunakan hashtag, sehingga dapat dicari oleh siapapun di penjuru dunia. Penjual dapat membuat daftar produk dari feed Instagram dengan 3 tahap yang mudah dan sederhana : unggah foto ke Instagram, tambahkan hashtag #inselly, kemudian log in ke akun inselly.com untuk menambahkan deskripsi produk, harga, serta rincian-rincian lainnya. inSelly juga memudahkan pelanggan untuk melakukan pembelian. Cukup dengan memberikan comment berupa hashtag #soldtome di bawah post Instagram dari produk yang ingin mereka beli. inSelly kemudian akan secara otomatis mengirimkan kepada mereka tautan untuk melakukan checkout.

 

6. Heyo

Mendesain halaman campaign pada Facebook mungkin terkesan dan terdengar rumit bagi orang-orang yang tidak mahir secara teknologi. Nah, Heyo adalah tool yang menyederhanakan proses tersebut dengan menyediakan campaign builder yang menggunakan fitur drag-and-drop. Siapapun dapat menggunakannya. Layanan ini berfungsi cukup serupa dengan website builder yang bersifat do-it-yourself. Kamu dapat memulai untuk mendesain halaman campaign-mu dengan memilih template, kemudian kamu dapat meng-edit dan mengkustomisasi elemen-elemen dari template tersebut agar sesuai dengan kegiatan campaign serta brand-mu. Halaman campaign yang dibuat pada Heyo dapat dengan mudah di plug-in ke halaman Facebook mu, dan kamu tidak perlu melakukan hal-hal yang berbau koding.

 

7. Facebook Business

Facebook Business adalah toko bagi penjual online untuk mencari tahu tipe campaign penjualan Facebook apa yang paling cocok untuk bisnismu. Layanan ini memungkinkan kamu untuk membuat halaman-halaman Facebook dan membeli Facebook Ads, serta mengintegrasikan Facebook dengan situs web atau aplikasi mobile-mu. Facebook for Business membantu para penjual untuk meningkatkan brand awareness, mendapatkan pelanggan-pelanggan baru, dan mendorong penjualan menggunakan 1 pusat kegiatan yang tersentralisasi. Layanan ini juga mencangkup tools analitik yang memungkinkan para penjual untuk mendapatkan wawasan serta mengukur tingkat performa dari campaign yang dilakukan.

 

8. Pinterest for Business

Dengan Pinterest for Business, perusahaan dapat menambahkan button Pin It” pada setiap produk mereka yang muncul di web. Sebagai contoh, Etsy, sebuah situs web e-commerce, menambahkan button “Pin It” di setiap daftar produknya. Ketika pengguna Pinterest mengklik button tersebut, produk Etsy yang bersangkutan akan ditambahkan ke papan Pinterest mereka agar dapat dilihat oleh follower mereka. Pin-pin ini mencangkup nama toko penjual dan rincian harga, sehingga mereka yang melihat pin tersebut tahu bahwa produk itu tersedia untuk dijual. Tujuan dari fitur ini adalah untuk mendorong traffic, meningkatkan jumlah follower, dan tentu saja meningkatkan penjualan berdasarkan rekomendasi dari pengguna-pengguna Pinterest lainnya.

Categories
Tech Corner

RELATED BY