5 Cara Menguatkan Motivasi di dalam Dirimu

Terkadang kita membutuhkan dorongan untuk melakukan suatu pekerjaan. Hal seperti uang atau pujian mungkin bisa mendongkrak semangat kita, namun hal tersebut hanya sesaat saja. Kita membutuhkan motivasi yang terpendam...

Terkadang kita membutuhkan dorongan untuk melakukan suatu pekerjaan. Hal seperti uang atau pujian mungkin bisa mendongkrak semangat kita, namun hal tersebut hanya sesaat saja. Kita membutuhkan motivasi yang terpendam di dalam diri sehingga rintangan apapun yang dihadapi bisa kita lewati dengan baik. Nah, pada kesempatan ini, FILE ingin berbagi 5 cara untuk memperkuat motivasi tersebut dalam kehidupan.

 

1. Membuat Jurnal secara Teratur

Membuat jurnal tidak hanya sekedar mencatat hal-hal penting saja, tetapi bisa juga sebagai sarana bagi dirimu untuk mencurahkan seluruh pikiranmu ke dalam kertas sehingga kamu bisa fokus ke hal yang benar-benar penting. Kamu bisa menuliskan tujuanmu di jurnal, hal-hal yang membuat kamu bersyukur atau hal-hal yang kamu sedang lalui selama seminggu. Setelah membuat jurnal, pikiranmu bisa menjadi lebih jernih, dan kamu bisa melihat kembali tulisan yang telah dibuat untuk dibaca di kemudian hari.

 

2. Terlibat dalam Komunitas

Baik personal ataupun profesional, menjadi bagian dari suatu komunitas adalah cara yang baik untuk memperkuat motivasi kamu. Berada di grup yang memiliki pemikiran yang sama akan membuatmu semakin berjuang ketika berada di situasi genting. Mengikuti perkumpulan bisa membantumu untuk selalu semangat untuk bekerja dan terdorong untuk melewati tugas yang dihadapi. Kegiatan kebersamaan, grup teman, bahkan forum online sekalipun bisa menjadi penolong yang baik jika kamu membutuhkan motivasi yang dibutuhkan.

 

3. Mendidik Orang Lain

Menggunakan waktu untuk mendidik orang lain akan menjadi keuntungan tersendiri. Terkadang kamu tidak menyadari seberapa besar pengetahuanmu sampai kamu mencoba untuk mengajari hal tersebut kepada orang lain, yang tentunya membuatmu semakin percaya diri. Ketika kamu mendidik orang lain, entah itu mengajari seorang saja ataupun satu ruangan sekalipun, secara tidak langsung hal tersebut menunjukkan bahwa kamu cukup berhasil untuk dikatakan sebagai sumber kepercayaan bagi mereka.

Orang tentu akan datang ke kamu jika mereka ingin bertanya sesuatu seputar topik yang kamu kuasai, dan itu sudah cukup menjadi motivasi untuk selalu mengembangkan dirimu. Hal ini sebagai tanda bahwa kemampuanmu sudah cukup mumpuni untuk mengajari orang lain, dan juga sebagai pengingat bahwa kamu harus terus berusaha untuk menjaga kepercayaan tersebut.

 

4. Bayangkan Kesuksesan di dalam Pikiran

Apa yang akan terjadi jika tujuanmu telah tercapai? Apakah kamu bisa mendapatkan rumah yang didambakan, ataupun jalan-jalan ke tempat yang kamu inginkan? Hal tersebut memang membahagiakan, tetapi jangan selalu terpaku mendapatkan hadiah sebatas harta semata, tetapi lihat juga keuntungan di segi personal dan sosial. Seperti apakah kamu bisa menghabiskan waktu lebih lama bersama keluarga, ataupun bisa menjadi pembicara di event berskala besar?

Bagi beberapa orang, membayangkan keberhasilan sudah cukup memotivasi untuk selalu maju meraih tujuan. Kamu bisa mengimplementasikan hal ini dengan membuat papan gambaran. Kamu bisa membuatnya di papan tulis kecil, di halaman buku tulismu, ataupun di sticky notes yang kamu tempel di kulkas. Kamu bisa mencari gambar yang mewakili idemu akan kesuksesan, baik itu sebuah pantai, foto keluarga, ataupun foto tempat yang kamu ingin kunjungi. Kamu akan selalu teringat kenapa harus selalu berjuang untuk meraih kesuksesan, meski jalan yang dilewati tidak selalu mulus.

 

5. Berlatih untuk Optimis

Henry Ford pernah berkata, “Whether you think you can or you think you can’t, you’re right”. Mungkin kamu pernah mendengar pepatah ini, dan arti yang terkandung di pepatah tersebut cukup benar: perilakumu menjadi acuan sebagian besar kemampuanmu untuk meraih sebuah tujuan. Cobalah untuk selalu menjaga perilaku yang positif dengan berlatih untuk optimis di keseharian. Misalnya daripada berpikir kita payah dalam sesuatu, lebih baik kita berpikir kita sedang belajar melakukannya. Atau daripada fokus seberapa besar kita benci melakukan suatu hal, kita bisa melihat sisi lain yang menyemangati kita ketika melewati hal tersebut.

Tentu optimisme sendiri tidak akan mengarahkanmu ke keberhasilan. Kamu harus berusaha dengan jerih payah sendiri untuk meraihnya. Tetapi dengan selalu optimis, meraih kesuksesan tentu rasanya semakin mudah dibandingkan menjadi pesimis.

 

Memiliki motivasi yang terpendam akan membantumu untuk selalu maju meski kamu mulai merasa letih. Sekarang mulailah hal-hal kecil yang akan membuatmu selalu termotivasi!

 

[Kyky Farly Vallendra]

Categories
Inspiration

RELATED BY